Friday, May 5, 2017

pengertian kredit aktif dan kredit pasif dan contohnya

Salah satu produk perbankan ada yang namanya kredit sedang kredit dalam perbankan ada 2 bentuk lagi yakni kredit aktif dan kredit pasif untuk lebih jelas nya pengertian dan perbedaan kredit aktif dan pasif dan contohnya bisa simak pada paragaraf selanjutnya.


kredit pasif dan kredit aktif


 A. KREDIT AKTIF


Kredit aktif adalah kredit yang dalam pelaksanaannya bank memberikan kredit kepada masyarakat melakukan pembelian surat-surat berharga, dan kreidt  penggunaannya untuk usaha, misal kredit untuk pedagang, kredit untuk home industri dansebagainya
Contoh kredit akti adalah sebagai berikut :

a. Kredit Rekening Koran (R/K)

Bank memberikan pinjaman kepada langganan (nasabah) yang dapat diambil sebagian-sebagian sesuai dengan kebutuhan. Jaminan kredit rekening koran adalah surat-surat berharga, barang-barang yang ada dalam gudang peminjam, dan penyerahan barang-barang bergerak atau tidak bergerak.

b. Kredit Reimburs

Kredit reimburs (letter of credit) adalah pinjaman yang diberikan kepada langganan (nasabah) atas pembelian sejumlah barang, dan yang membayar adalah bank. misalnya, A di Jakarta membeli barang dan B di Medan. Atas permintaan A kepada bank, bank membayar lebih dahulu harga barang kepada B. Jika barang sudah tiba di tempat A kemudian dijual, maka hasil penjualan diserahkan kepada bank sesuai dengan jumlah pembayaran bank kepada B.

c. Kredit Aksep

Kredit aksep adalah pinjaman yang diberikan kepada anggaran (nasabah) dengan mengeluarkan wesel. Wesel ini dapat diperdagangkan.

d. Kredit Dokumenter

Kredit dokumenter adalah pinjaman yang diberikan kepada langganan (nasabah), setelah nasabah menyerahkan dokumen pengiriman barang yang telah disetujui oleh kapten kapal yang mengangkut barang tersebut.

e. Kredit den gan Jaminan Surat-surat Berharga

Kredit dengan jaminan surat-surat berharga adalah pinjaman yang diberikan kepada langganan (nasabah) untuk membeli surat-surat berharga, dan sekaligus surat-surat berharga tersebut berlaku sebagai jaminan (untuk penjelasan selanjutnya lihat sub unit mengenai kredit).

B. KREDIT PASIF


kredit pasif adalah dana kredit diterima oleh bank dari masyarakat pemilik dana dll

Contoh dari kredit pasif sesuai dengan pengertiannya adalah sebagai berikut ini :

a. Giro

Giro adalah simpanan yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan penarikannya hanya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek atau bilyet giro (giro = giral).

b. Deposito Berjangka

Deposito berjangka adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu, misalnya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

c. Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito adalah deposito berjangka yang bukti penyimpanannya dapat diperdagangkan.

d. Tabungan

Tabungan adalah simpanan yang penarikannya tidak terikat pada jangka waktu tertentu.

e. Deposit on Call

Deposit on call adalah simpanan tetap yang berada di bank selama deposan (pemilik deposito) tidak membutuhkannya. Jika akan mengambil simpanan, deposan Iebih dahulu harus memberitahukannya kepada bank.

f. Deposito Automatic Roll Over

Deposito automatic roll over adalah deposito yang sudah jatuh tempo tetapi belum ditarik oleh deposan dan bunganya Iangsung diperhitungkan secara otomatis.

beberapa Teori tentang uang menurut para ahli

sebelum membahas lebih lanjut apa itu uang tentu saja kita harus mengetahui pengertian sendiri dari apa itu uang, dalam wikipedia dijelaskan bahwa Uang adalah didefinisikan (ekonomi tradisional) sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang. Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran. Secara kesimpulan, uang adalah suatu benda yang diterima secara umum oleh masyarakat untuk mengukur nilai, menukar, dan melakukan pembayaran atas pembelian barang dan jasa, dan pada waktu yang bersamaan bertindak sebagai alat penimbun kekayaan.

Beberapa teori tentang uang

Uang sendiri muncul dalam peradaban manusia melalui banyak bentuk sesuai dengan budaya dan peradaban daerah masing-masing sejarah uang yang kita kenal sekarang ini telah mengalami proses perkembangan yang panjang. Pada mulanya, masyarakat belum mengenal pertukaran karena setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannnya dengan usaha sendiri. Manusia berburu jika ia lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan yang sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri; singkatnya, apa yang diperolehnya itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya. Perkembangan selanjutnya mengahadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa yang diproduksi sendiri ternyata tidak cukup untuk memenuhui seluruh kebutuhannya.

Logam dipilih sebagai alat tukar karena memiliki nilai yang tinggi sehingga digemari umum, tahan lama dan tidak mudah rusak, mudah dipecah tanpa mengurangi nilai, dan mudah dipindah-pindahkan. Logam yang dijadikan alat tukar karena memenuhi syarat-syarat tersebut adalah emas dan perak. Uang logam emas dan perak juga disebut sebagai uang penuh (full bodied money). Artinya, nilai intrinsik (nilai bahan) uang sama dengan nilai nominalnya (nilai yang tercantum pada mata uang tersebut). Pada saat itu, setiap orang berhak menempa uang, melebur, menjual atau memakainya, dan mempunyai hak tidak terbatas dalam menyimpan uang logam. Sejalan dengan perkembangan perekonomian, timbul suatu anggapan kesulitan ketika perkembangan tukar-menukar yang harus dilayani dengan uang logam bertambah sementara jumlah logam mulia (emas dan perak) sangat terbatas. Penggunaan uang logam juga sulit dilakukan untuk transaksi dalam jumlah besar sehingga diciptakanlah uang kertas Mula-mula uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti pemilikan emas dan perak sebagai alat/perantara untuk melakukan transaksi. Dengan kata lain, uang kertas yang beredar pada saat itu merupakan uang yang dijamin 100% dengan emas atau perak yang disimpan di pandai emas atau perak dan sewaktu-waktu dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya.

Fungsi Asli Uang
• Alat tukar atau medium of exchange yang dapat mempermudah pertukaran.
• Satuan hitung (unit of account) digunakan untuk menunjukan nilai berbagai macam barang/jasa yang diperjualbelikan, menunjukkan besarnya kekayaan, dan menghitung besar kecilnya pinjaman, juga dipakai untuk menentukan harga barang/jasa (alat penunjuk harga).
• Alat penyimpan nilai (valuta) karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang.
• Standar pembayaran di masa mendatang (standar of demand payment)
Syarat-syarat Uang
• Harus diterima secara umum (acceptability).
• Memiliki nilai tinggi atau dijamin keberadaannya oleh pemerintah yang berkuasa.
• Bahan yang dijadikan uang juga harus tahan lama (durability),
• Kualitasnya cenderung sama (uniformity),
• Jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat
• tidak mudah dipalsukan (scarcity).
• Harus mudah dibawa (portable) dan mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (divisibility),
• memiliki nilai yang cenderung stabil dari waktu ke waktu (stability of value).

Jenis Uang
• Uang kartal (sering pula disebut sebagai common money) adalah alat bayar yang sah dan wajib digunakan oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual-beli sehari-hari.
• Uang giral, adalah uang yang dimiliki masyarakat dalam bentuk simpanan (deposito) yang dapat ditarik sesuai kebutuhan.
Menurut bahan pembuatannya
1. Uang logam adalah uang yang terbuat dari logam; biasanya dari emas atau perak karena kedua logam itu memiliki nilai yang cenderung tinggi dan stabil, bentuknya mudah dikenali, sifatnya yang tidak mudah hancur, tahan lama, dan dapat dibagi menjadi satuan yang lebih kecil tanpa mengurangi nilai.
Uang logam memiliki tiga macam nilai:
a. Nilai intrinsik, yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang, misalnya berapa nilai emas dan perak yang digunakan untuk mata uang.
b. Nilai nominal, yaitu nilai yang tercantum pada mata uang atau cap harga yang tertera pada mata uang. Misalnya seratus rupiah (Rp. 100,00), atau lima ratus rupiah (Rp. 500,00).
c. Nilai tukar, nilai tukar adalah kemampuan uang untuk dapat ditukarkan dengan suatu barang (daya beli uang). Misalnya uang Rp. 500,00 hanya dapat ditukarkan dengan sebuah permen, sedangkan Rp. 10.000,00 dapat ditukarkan dengan semangkuk bakso).
  1. Uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah. Menurut penjelasan UU No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang dalam bentuk lembaran yang terbuat dari bahan kertas atau bahan lainnya (yang menyerupai kertas).
Menurut Nilainya
1. Uang penuh (full bodied money) : apabila nilai yang tertera di atas uang tersebut sama nilainya dengan bahan yang digunakan. Dengan kata lain, nilai nominal yang tercantum sama dengan nilai intrinsik yang terkandung dalam uang tersebut. Jika uang itu terbuat dari emas, maka nilai uang itu sama dengan nilai emas yang dikandungnya.
2. Uang tanda (token money) : adalah apabila nilai yang tertera diatas uang lebih tinggi dari nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang atau dengan kata lain nilai nominal lebih besar dari nilai intrinsik uang tersebut. Misalnya, untuk membuat uang Rp1.000,00. pemerintah mengeluarkan biaya Rp750,00.
Bentuk Uang
1. Uang fiat (fiat money atau token money) : komoditas yang diterima sebagai uang namun nilai nominalnhya jauh lebih besasr dari nilai komoditas itu sendiri (intrinsiknya).
2. Uang komoditas (commodity money): uang yang nilainya sebesar nilai komoditas itu sendiri.
3. Uang hampir likuid (near money) : uang yang dalam penggunaannya perlu ditukar lebih dahulu, karena ini bukan subtitusi sempurna dari uang kertas atau logam
Teori nilai uang
Tinggi atau rendahnya nilai uang sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi.
Teori uang statis
Teori Uang Statis atau disebut juga “teori kualitatif statis” bertujuan untuk menjawab pertanyaan:
_ apakah sebenarnya uang?
_ mengapa uang itu ada harganya?
_ mengapa uang itu sampai beredar?
Teori ini disebut statis karena tidak mempersoalkan perubahan nilai yang diakibatkan oleh perkembangan ekonomi.
Teori uang statis
1. Teori Metalisme (Intrinsik) oleh KMAPP
Uang bersifat seperti barang, nilainya tidak dibuat-buat, melainkan sama dengan nilai logam yang dijadikan uang itu, contoh: uang emas dan uang perak.
2. Teori Konvensi (Perjanjian) oleh Devanzati dan Montanari
Teori ini menyatakan bahwa uang dibentuk atas dasar pemufakatan masyarakat untuk mempermudah pertukaran.
3. Teori Nominalisme
Uang diterima berdasarkan nilai daya belinya.
4. Teori Negara
Asal mula uang karena negara, apabila Negara menetapkan apa yang menjadi alat tukar dan alat bayar maka timbullah uang. Jadi uang bernilai karena adanya kepastian dari negara berupa undang-undang pembayaran yang disahkan.
Teori uang dinamis
1. Teori Kuantitas dari David Ricardo
Teori ini menyatakan bahwa kuat atau lemahnya nilai uang sangat tergantung pada jumlah uang yang beredar. Apabila jumlah uang berubah menjadi dua kali lipat, maka nilai uang akan menurun menjadi setengah darisemula, dan juga sebaliknya.
2. Teori Kuantitas dari Irving Fisher
Teori yang telah dikemukakan David Ricardo disempurnakan lagi oleh Irving Fisher dengan memasukan unsur kecepatan peredaran uang, barang dan jasa sebagai faktor yang mempengaruhi nilai uang.
3. Teori Persediaan Kas
Teori ini dilihat dari jumlah uang yang tidak dibelikan barang-barang.
4. Teori Ongkos Produksi
Teori ini menyatakan nilai uang dalam peredaran yang berasal dari logam dan uang itu dapat dipandang sebagai barang.
Teori Persediaan Kas
oleh Alfred Marshal
• Tinggi rendahnya nilai uang bergantung pada jumlah uang yang ditahan masyarakat untuk persediaan kas.
M = k.P.Y
M = jumlah uang yang beredar
k = koefisien
P = tingkat harga umum
I = pendapatan
nilai uang dari penggunaannya
• Nilai internal uang:
Kemampuan suatu mata uang untuk ditukarkan dengan barang atau daya beli uang terhadap barang-barang.
Teori nilai internal
• Daya beli uang sangat ditentukan oleh harga barang tersebut, semakin tinggi harga komoditi (barang dan jasa), maka semakin sedikit kooditi yang bisa diperoleh
dengan sejumlah uang, yang berarti daya beli (Purcahsing Power) akan menurun. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah harga komoditi, maka semakin banyak jumlah komoditi yang bisa diperoleh, yang berarti daya beli uang tersebut meningkat.
dimana :
dimana :
N = Purchasing Power
P = Harga komoditi
Teori Kuantitas Uang oleh Irving Fisher:
Perubahan jumlah uang yang beredar akan menimbulkan perubahan harga pada umumnya.
M.V = P.T
M = jumlah uang yang beredar
V = kecepatan peredaran uang
P = tingkat harga umum
T = volume perdagangan
Permintaan uang untuk tujuan transaksi tersebut akan meningkat dikarenakan dua hal berikut ini :
• Perbedaan waktu antara penerimaan dan pengeluaran yang semakin besar
• Ketidaksempurnaan di dalam pasar kredit, karena jika pasar kreditnya baik maka masyarakat tidak memerlukan uang kas untuk menjembatani kekurangan ‘gap’ antara penerimaan dan pengeluarannya
Persamaan ini dikembangkan oleh Alfred Marshall.
Kebutuhan uang untuk transaksi ini berkembang secara proporsiaonal dengan tingkat pendapatan nasional, seperti terlihat dalam model persamaan berikut :
Mt = k.Y
Dimana :
Mt = Kebutuhan uang untuk transaksi di suatu waktu
Y = Pendapatan nasional
K = Besar kecilnya keinginan masyarakat untuk
memegang bagian dari pendapatan/kekayaannya dalam bentuk kas
Kelemahan-kelamahan dari Teori Kuantitas ini adalah :
a.Dalam kenyataannya, perubahan jumlah uang yang beredar, tidak selalu langsung berakibat pada perubahan penggunaan uang tersebut
b. Teori ini telah mengabaikan pengaruh tingkat bunga terhadap perubahan permintaan uang. Teori ini mengangap bahwa permintaan leih disebabkan karena pendapatan, karena
motivasinya adalah untuk transaksi, jadi tidak ada hubungannya dengan tngkat bunga.
c. Dalam masyarakat modern, velocity uang tidaklah stabil, karena ada banyak alternatif yang bisa masyarakat pilih dari kelebihan uang yang dia miliki. Alternatifalternatif tersebut diantaranya adalah:
– Untuk menambah kas
– Untuk menambah tabungannya
– Untuk menambah pembelian barang dan jasa
– Untuk menambah pembelian surat-surat berharga
Disimpulkan bahwa :
a. Tambahan Jumlah Uang yang Beredar akan dibelanjakan seluruhnya tanpa terpikir untuk ditabung sebagian
b. Velocity dan Jumlah komoditi dianggap tetap dan perubahannya hanya dipengaruhi oleh faktor di luar moneter
c. Jumlah Uang yang Beredar tidak akan mempengaruhi sektor riil, sektor ini hanya dipengaruhui oleh teknologi dan sumber daya Manusia
d. Tingkat harga akan selalu berubah secara proporsional mengikuti perubahan Jumlah Uang yang beredar
Teori Kuantitas Modern
Teori ini dipopulerkan dan dikembangkan oleh Milton Friedman, dengan mengatakan bahwa permintaan uang itu sejalan dan identik dengan permintaan untuk komoditi tahan lama.
M = k.Y = (1/v) . Y
Dimana :
M = Jumlah Uang yang Beredar
k = Besar kecilnya keinginan masyarakat untuk memegang bagian
dari pendapatan/kekayaannya dalam bentuk kas
Y = Pendapatan nasional
V = Velocity
Perbedaannya adalah :
a. Pada persamaan klasik yang dimaksud Y adalah current income, sementara menurut Friedman Y adalah Permanent Income, yakni pendapatan rata-rata yang diharapkan masyarakat selama periode tertentu
b. Menurut teori klasik, yang dimaksud M adalah M1, sementara menurut Friedman adalah M2, dimana M2 = M1 + Time Deposit
c. Dalam teori klasik, nilai v aalah konstan, namun dalam persamaan Friedman nilai v berfluktuasi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya :
– Inflasi
– Tingkat harga umum
– Penghasilan dari saham
– Penghasilan dari obligasi, dll
Kesimpulan dari Teori Kuentitas Friedman adalah :
1. JUB masih merupakan variabel kunci dalam penentuan kebijakan untuk mengendalikan tingkat harga dan pendapatan
2. Inflasi dan deflasi dapat diatasi apabila perubahan JUB per unit output dapat dijaga kenaikan atau penurunnya
3. Velocity JUB relatif masih stabil
4. Efektifitas kebijakan fiskal, dalam hal ini defisit APBN, masih dapat diatasi bila dibiayai dengan pinjaman masyarakat, dan bukan dari penambahan pencetakan uang.
Teori Persediaan Kas : Alfred Marshal
• Tinggi rendahnya nilai uang bergantung pada jumlah uang yang ditahan masyarakat untuk persediaan kas.
M = k.P.Y
M = jumlah uang yang beredar
k = koefisien
P = tingkat harga umum
I = pendapatan
Teori nilai uang dari penggunaannya
• Nilai eksternal uang:
Kemampuan uang dalam negeri apabila dibandingkan dengan mata uang asing atau daya beli mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing (kurs).
Teori nilai barang
• Teori Logam oleh Adam Smith:
Masyarakat menerima benda sebagai uang karena bahannya terbuat dari logam dan bernilai tinggi, seperti emas.
• Teori Nilai Batas oleh Carl Menger:
Masyarakat menerima benda sebagai uang karena masyarakat memerlukan barang tersebut dan mereka mempercayai barang tersebut sebagai uang.
Teori nilai nominalisme
• Teori Perjanjian oleh Thomas Aquino:
Uang diterima sebagai alat tukar oleh masyarakat karena telah ada perjanjian antar masyarakat untuk memakai benda tertentu sebagai alat pertukaran.
• Teori Kenegaraan:
Uang yang diterima masyarakat sebagai alat tukar karena ada ketetapan dari pemerintah yang harus ditaati seluruh warga negara.
• Teori Klaim oleh J.S. Mill:
Uang diterima sebagai alat tukar oleh masyarakat karena ada tuntutan dari masyarakat terhdap barang-barang yang dihasilkan masyarakat.
• Teori Kebiasaan:
Uang diterima sebagai alat tukar oleh masyarakat karena kebiasaan mereka menggunakan benda-benda tertentu dalam pertukaran.
• Teori Realisme oleh David Homme:
Masyarakat menerima uang karena masyarakat memberikan penilaian bahwa uang tersebut dapat mempermudah pertukaran.
Teori Kuantitas Sederhana
• Termasuk teori klasik yang dikembangkan oleh David
Hume pada tahun 1752. Inti dari teori ini adalah bahwa Perubahan harga komoditi akan berbanding lurus secara proporsional dengan perubahan Jumlah Uang yang Beredar (JUB). Jika JUB naik 2x maka harga komoditi akan naik 2x juga. Formulanya :
P = f(JUB)
dimana :
P = Harga komoditi
JUB = Jumlah Uang yang Beredar
Asumsi yang mendasari teori ini adalah :
a. Uang hanya digunakan oleh masyarakat hanya untuk tujuan transaksi dan berjagajaga saja
b. Velocity uang dianggap tetap
c. Jumlah produksi komoditi (barang dan jasa) dianggap tetap, sesuai asumsi perekonomian berada pada kondisi full employment. JB. Say, yang mengatakan bahwa penawaran selalu akan menciptakan permintaan, sehingga perekonomian tidak akan pernah mengalami under emplyoment.
Adam Smith dengan invisible hand-nya. Apabila seseorang ingin bekerja tapi belum memperolehnya, maka ia akan menurunkan ‘tarif’-nya sampai ada pengusaha yang mau mempekerjakannya. Begitu pula bila ada pengusaha yang tidak dapat menjual seluruh hasil produksinya, maka ia akan menurunkan harganya sampai habis sisa produknya.
Teori Permintaan Uang
Keynes
Motivasi untuk Transaksi dan Berjaga-jaga
a. Karena trnasaksi pengeluaran seringkali terjadi lebih dahulu dari penerimaan/pendapatannya
b. Pengeluaran seringkali tidak dapat diperkirakan sebelumnya
c. Penerimaan yang diharapkan tidak jadi diterima
d. Pengeluaran yang terjadi sangat penting dan menguntungkan untuk dilakukan lebih dahul

 demikianlah beberapa Teori tentang uang menurut para ahli semoga bermanfaat.

sumber tulisan :

-  Eeng Ahman - Membina Kompetensi Ekonomi - PT Grafindo Media Pratama - 2007
- https://id.wikipedia.org/wiki/Uang
- https://t1489.wordpress.com/2010/06/01/pengertian-uang-teori-uang/

Sunday, April 30, 2017

Cara melacak nomor rekening penipu transfer bank

carakredit.com - Cara melacak nomor rekening penipuan transfer bank - beberapa waktu lalu bapak mertua saya terkena penipuan, ada orang nelfon dan mengaku sebagai keluarga yang terkena musibah kemudian minta di transfer, dan karena mertua saya orang yang tidak paham begituan dan kebetulan jauh dari tempat saya lewat tetangga beliau mentransfer dana nya. saya pun terkejut saat belia memberitahukan hal tersebut.

awas penipuan online disekitar anda
awas penipuan online disekitar anda


sayapun gerak cepat untuk melacak si pelaku, untung saja nomor rekening dan nomor hp pelaku masih ada di HP mertua saya, saya kemudian menghubungi pihak bank tempat nomor rekening tersebut di daftarkan,
untuk melaporkan penipuan ada hal-hal yang harus di perseiapkan terlebih dahulu yakni :

Nama lengkap pengirim transfer (pihak yang tertipu) :
No rekening pengirim (jika transfer pake atm/sejenisnya, kalau setor bank simpan bukti kirmannya):
Nama Bank pengirim transfer :
Tanggal transaksi :
Nominal transaksi :
Media transaksi :
Nama lengkap penerima transfer :
No rekening penerima :
Nama Bank penerima transfer :
Kronologi :
Nomor ponsel yang mudah dihubungi :

Setelah kita mengisi data diatas, maka kita dapat melampirkan surat lapor dari kepolisian untuk melengkapi laporan kita. kemudian kalau disetujui pihak bank akan melacak cabang bank tempat nomor rekening itu didaftarkan dan alamat si pemilik rekening guna di proses oleh pihak kepolisian.

pada kasus yang saya alami, ternyata penipu nya ada lah tetangga mertua saya sendiri, dan kemudian diselesaikan dengan kekeluargaan, dan berjanji mengembalikan uangnya, penipuan kadang tidak melihat tentangga dan tak mengenal kerabat, semua bisa terjadi karena ada kesempatan, jadi tetap selalu waspada dan jaga orang tua atau kerabat kita yang gaptek masalah begian.

semoga informasi ini bermanfaat sekian dan salam.

Friday, April 21, 2017

Pengalaman mengajukan kembali pinjaman Kur di bank Bri

carakredit.com - beberapa waktu lalu saya melakukan pengajuan kembali atau suplesi pinjaman Kur di Bank BRI dan ternyata tidak seribet dan tidak banyak syarat yang digunakan.dan artikel berikut ini akan membahas pengalaman saya ini dan silahkan di simak.



pada artikel sebelum-sebelum nya saya pernah membuat tulisan tentang tutorian mengajukan Kur di Bank bri dan disana saya menulis saya meminjam dana kur sebesar 15 juta untuk usaha warnet untuk 18 bulan angsuran, dikarenakan masih peminjam pemula saya hanya dibatasi saja maksimal 15 juta oleh pihak bank BRI guna melihat perkembangan angsuran saya apakah lancar atau tidak setiap bulannya, setelah berlangsung selama 10 bulan saya berinisiatif tanya di akun twiter nya bank BRI berkaitan dengan boleh atau tidaknya mengajukan pinjaman kur kembali jika masih ada hutang angsuran pinjaman beberapa bulan.


dan ternyata syartanya sangat mudah dan gampang kita tinggal datang ke kantor cabang Bank BRI yang sebelumnya tempat awal kita mengajukan pinjaman Kur, Suplesi boleh di ajukan jika pembayaran angsuran setiap bulan lancar tanpa hambatan selama 6 bulan masa angsuran, sedangkan saya sudah 10 bulan lancar. sehingga saya pun langsung mencoba datang ke kantor cabang BRI tempat awal saya mengajukan kur untuk mengajukan suplesi pinjaman KUR saya.



di pengajuan berikutnya saya menaikan angka pinjaman KUR menjadi pinjaman maksimal yakni 25 juta, saya datang ke kantor bank dan mengisi formulir pengajuan kembali kur dengan jumlah pinjaman dan jangka waktunya saya ambil 2 tahun.kebetulan sebentar lagi Bulan puasa dan tentunya warnet perlu di upgrade dengan gear baru agar bisa menikan tarif dan memuaskan pelanggan tentunya. setelah mengisi formulis saya pun pulang dan menunggu survey dari pihak bank untuk melihat kondisi usaha saya.


setelah beberapa haru barulah mbak-mbak dari bank Bri datang agak lama sih menunggu survey datang dikarenakan banyak nasabah lainnya yang juga ikut mengajukan Kur jadi surveynya antri, jadi sabar saja jika di daerah kamu juga agak lama datang petugas surveynya, saya ditanyai mengenai tairf perjam, kemudian waktu-waktu yang ramai dan juga mengenai harga sewa kontrakan, kemudian warnet di photo-photo dari dalam dan dari luar.

ke esokan harinya, satu hari setelah survey saya di telpon pihak bank bahwa pengajuan saya di setujui dan bisa segera dicaikan dengan potongan sisa angsuran bulan kemarin + bunganya 22 ribu saja.syarta membawa materai 6000 sebanyak 5 lembar dan berngkat bersama istri, sayapun langsung berangkat tanda tangan dll kemudian uangpun langsung cair di dimasukan ke buku tabungan 25 juta rupiah dipotong angsuran 8 bulan, sisa ada 18,5 jutaan, langsung dibuat belanja upgrade dan tambah kelengkapan warnet lainnya.

oh iya untuk pinjaman Kur mikro 25 juta selama 2 tahun, angsuran perbulannya 1.142.100 saja, bunga yang masih manusiawi kalau menurut saya.

sekian semoga postingan ini bermanfaat, salam

Monday, March 20, 2017

Apa harus punya buku tabungan dulu jika ingin kredit bank

Beberapa teman bertanya apakah wajib mempunya tabungan dahulu jika ingin pinjam uang di Bank? jawabannya tergantung kebijakan bank masing-masing dan jenis fasilitas kredit pinjamannya apa.


namun pada umumnya wajib memiliki buku tabungan atau buku rekening bank, misalkan di awal pendaftaran anda belum terdaftar sebagai nasabah bank, nanti dari petugas bank akan membuatkan anda buku rekening. namun ada juga beberapa bank yang memberi sarat harus menjadi nasabah selama beberapa bulan terlebih dahulu untuk jenis kredit pinjaman tertentu. atau bahkan beberapa bank tidak mewajibkan memiliki buku rekening bank sama sekali.

yang jelas intinya setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda, namun pada umumnya wajib punya buku rekening, untuk pinjaman kur juga begitu. karena pencairanya nanti lewat rekening yang kita miliki pada bank dimana kita ajukan permohonan kur, nantinya uang kur bisa di cairkan langsung di teller dengan membawa buku rekening dan ktp, atau bisa di cairkan lewat atm.

sekian jawaban berkaitan pertanyaan apakah harus punya tabungan dahulu jika ingin kredit di bank, semoga jawabannya memuaskan. sekian dan salam.

Friday, March 17, 2017

pengajuan Kur di Bank Bali

apakah bank bali juga menyediakan pinjaman kredit usaha kur - sama dengan bank pembangunan daerah pada umumnya, bank bali juga kebagian penyaluran dana kur untuk masyarakat pada khususnya di daerah bali.

pengajuan Kur di Bank Bali

anda masyarakat bali bisa mengajuakan pinjaman kredit kur di kantor cabang, kantor cabang pembantu ataupun kantor kas bank bali yang tersedia di tempat anda.

lengkapi dokumen dan ikuti prosedur peminjaman kur. biasanya anda akan disuruh menentukan jumlah pinjaman yang akan di ambil, untuk di ketahui bahwa pinjaman kur terdiri dari 2 pinjaman, yaitu kur mikro yang pinjaman maksimal hanya 25 juta saja, dan kur ritel yang maksimal pinjamannya sampai dengan 500 juta.

untuk persyratannya kur mikro hanya perlu copy ktp, kk, akte nikah, dan surat keterangan usaha, sedangkan kur ritel memerlukan tambahan dokumen berupa npwp, dan jaminan surat tanah.

setelah melengakpi semua dokumen pengajuan kur langsung datang saja ke salah satu jaringan kantor bank Bali anda bisa langsung mengajukan pinjaman atau untuk bertanya-tanya terlebih dahulu mengenai pinjaman kur kepada petugas bank.

proses pengajuan biasanya hanya 3 hari kerja jika berkas sudah lengkap, yakni pengajuan, survey dan pencairan di hari ketiga jika kredit kur anda disetujui.

pinjaman kur di bank bali melayani masyakat yang berdomisili di provinsi bali yakni meliputi : Kabupaten Badung, Mangupura, Kabupaten Bangli, Bangli, Kabupaten Buleleng, Singaraja, Kabupaten Gianyar, Gianyar, Kabupaten Jembrana, Negara, Kabupaten Karangasem, Amlapura, Kabupaten Klungkung, Klungkung, Kabupaten Tabanan, Tabanan, Kota Denpasar

demikian cara ajukan kredit usaha rakyat di bank bali semoga bermanfaat sekian dan salam.

proses lama pengajuan kredit dibank bri

biasanya berapa lama sih suatu kredit itu di cairkan khususnya di bank BRI - pada umumnya proses pencairan dana pinjaman di bank itu cepat sesuai dengan prosedur masing-masing bank, maksudnya cepat sesuai prosedur adalah semua dokumen persnyaratan sudah lengkap dan kemudian di setujui oleh pimpinan cabang tempat kita mengajukan permohonan.

proses lama pengajuan kredit dibank bri

dulu waktu saya melakukan pinjaman KUR anda bisa baca artikelnya di : cara mengajukan kur bank bri terusterang proses di terima pengajuan kredit saya lumayan cepat.

- hari pertama saya ajukan kur dengan persyaratan dokumen yang diperlukan misal copy ktp kk copy jaminan surat tanah dll dan ditanya berapa jumlah yang akan di pinjam.
- hari kedua akan datang orang yang survey ke rumah dan tempat usaha
- hari ke tiga saya di telfon bahwa pinjaman saya di setujui sekian, apakah di ambil atau tidak, saya setuju dan disuruh melengkapi berkas dan tanda tangan perjanjian kredit suami istri. dan hari itu juga uang di cairkan bisa berbentuk tunai atau berupa saldo tabungan

kalau dihitung kira-kira 3 hari proses pengajuan hingga proses pencairan dana di bank bri.

semoga info ini bermanfaat, yang jelas kelengkapan dokumen sangat berpengaruh terhadap cepatnya pengajuan kredit. trimakasih sekian dan salam.