Thursday, April 5, 2018

Keuntungan dan kerugian memiliki kartu kredit

Sekarang ini sudah serba praktis, pembayaran pun semakin praktis dengan adanya kartu kredit, bayar online bayar di manapun jadi lebih mudah, tapi benarkah se enak itu menggunakan kartu kredit, apa-apa saja kerugiannya jika kita memilikinya. berikut kita ulas saja pemirsa.


menurut wikipedia dalam bahasa Indonesia Sistem kartu kredit adalah suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening. Kebanyakan kartu kredit memiliki bentuk dan ukuran yang sama, seperti yang dispesifikasikan oleh standar ISO 7810.

Gaya hidup era modern saat ini menjadi semakin konsumtif. Masyarakat kerap membeli barang-barang yang terbaru dan yang mereka inginkan. Dan tidak jarang barang-barang ini bukanlah yang mereka butuhkan dan hanya menjadi pajangan saja.

Gaya hidup seperti inilah yang mendorong melonjaknya penggunaan kartu kredit. Pihak Bank pun bahkan menggelar promo-promo tertentu untuk menarik pengguna agar lebih sering menggunakan kartu kredit.

Tentu saja selain mudah, kartu kredit juga memberikan alternatif transaksi berbelanja. Dengan satu kali gesek Anda bisa mendapatkan barang yang Anda mau dan membayarnya di kemudian hari. Namun tagihan yang dilayangkan setiap bulannya ini yang kemudian kerap membuat pusing kepala. 

Dunia sekarang ‘serasa’ semakin tanpa batas. Kejadian dibelahan dunia lain bisa kita ketahui dalam hitungan jam bahkan menit, di hari yang sama. Perkembangan teknologi informasi yang semakin efisien juga memungkinkan setiap orang dapat berkomunikasi langsung secara online dan tanpa batas. Bahkan, pengetahuan dan informasi apapun hampir tersedia seluruhnya di dunia maya. Hanya cukup berselancar dalam internet, semuanya bisa didapatkan. Ini sesuai dengan konsep “global village” (desa global) yang diajukan Marshall McLuhan. Menurutnya, desa global terjadi sebagai akibat dari penyebaran informasi yang cepat dan masif di masyarakat. Penyebaran ini menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (media massa) sehingga tidak ada lagi batas waktu dan tempat. Desa global juga mengacu pada perkembangan media komunikasi modern sehingga memungkinkan jutaan orang di seluruh dunia dapat saling berhubungan.
Tanpa disadari, boleh dikatakan kita sudah terkepung informasi. Bukan saja informasi, kita juga dibombardir oleh penawaran-penawaran berbagai produk. Entah lewat email, telepon atau bahkan SMS yang isinya penawaran-penawaan produk. Entah dari email/nomor telepon yang anda kenali, sampai kepada email/nomor telepon yang tidak anda kenali. Penawaran dari dalam negeri ataupun dari luar negeri. Penawaran kartu kredit pun juga semakin marak dan sepertinya tetap terus ditawarkan. Bahkan tidak hanya melalui media email, telepon dan SMS. Iklan di televisi, koran, majalah, serta booklet juga terus dibanjiri informasi kartu kredit.

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan penggunaan Kartu Kredit

1. Kelebihan


a. aman saat belanja di luar.
penggunaan kartu kredit dapat menurunkan angka kejahatan secara signifikan. Penggunaan kartu kredit yang berbeda dengan uang cash memang memungkinkan penggunanya melakukan pemblokiran ketika dompet atau tasnya kecurian.

b. menjadi alat pembayaran yang praktis
penggunaan kartu kredit memiliki cukup banyak dampak positif pada hidup masyarakat. Kartu kredit menjadi metode pembayaran yang efektif saat dibutuhkan.Kartu kredit  adalah cara pembayaran, bukan sumber dana. Inilah yang harus dipahami. Sangat membantu di saat membutuhkan tetapi jangan berlebihan alias banyak hutang

2. Kekurangan


a. membuat seseorang jadi konsumtif
Kartu kredit yang menjadi alternatif pembayaran memang sepertinya sangat memudahkan. Kita bisa membayar apa yang kita beli dengan mencicilnya setiap bulan melalui tagihan yang dilayangkan. Tapi tentu saja dengan mekanisme pembayaran seperti ini malah membuat masyarakat menjadi semakin konsumtif dan membeli benda-benda yang tidak begitu penting.

b. membuat anda terjerat hutang bank dan teror debt kolektor
ingat kartu kredit bukan uang tambahan penghasilan tapi hutang yang harus di lunasi, terkadang kita menyepelekan penggunaan hingga menumpuk, Secara garis besar, masalah-masalah pemegang kartu bisa dikelompokkan beberapa hal. Pertama, jumlah hutang yang semakin besar. Hal ini terjadi akibat pembayaran hutang yang dilaksanakan hanya pembayaran minimum saja, sementara penggunaan kartu kredit sebagai alat pembayaran transaksi semakin meningkat. Kedua, bank belum terlalu optimal dan responsif dalam menangani kartu kredit. Ketika ada keluhan, bank cenderung ‘defense’, dan pemegang kartu merasa diabaikan. Ketiga, adanya teror dari debt collector (baik secara halus maupun kasar) yang bertubi-tubi akibat ketidakmampuan membayar tunggakan kredit. Bahkan, terkadang keluarga turut menjadi sasaran teror. Keempat, dimasukkannya pemegang kartu dalam daftar hitam BI akibat tunggakan kredit yang belum clear mengenai kesalahan para pihak. Dampaknya, pemegang kartu tidak akan bisa memperoleh fasilitas kredit (kartu kredit, KPR, KTA, dan lain-lain) dari bank manapun.

Lalu solusinya bagaimana?

Penggunaan kartu kredit memang tidak dilarang oleh siapapun. Namun tentu harus ada pertimbangan terlebih dahulu sebelum menggunakan karena kartu kredit agar tidak membebani hidup dengan cicilannya.

Bagi orang-orang yang bisa merencanakan keuangannya dengan baik, kartu kredit akan memberikan keuntungan tersendiri. Namun, bagi orang-orang yang pola/gaya hidupnya konsumtif, penggunaan kartu kredit harus lebih hati-hati. Apalagi jika pemegang kartu kredit tidak paham betul apa ketentuan-ketentuan yang telah disepakati. Atau malah, cenderung hobi menggunakan kartu kredit (KK) tanpa memikirkan penghasilan yang mampu diperoleh.



Kartu kredit seharusnya ditempatkan sebagai alat pengganti uang tunai. Tiap kali menggunakan kartu untuk bertransaksi, implikasinya akan ada uang kita yang berkurang untuk membayar harga barang atau jasa yang sudah dibeli. Memang berkurangnya nanti, ketika telah menerima lembar tagihan (billing statement) dan pemegang kartu melakukan pembayaran. Namun, hal inilah yang sering membuat terlena. Karena transaksi bisa dibayar belakangan serta diperkenankan membayar minimum dari total tagihan, bisa menimbulkan keinginan untuk terus berbelanja (konsumtif) dan hanya membayar minimum pembayaran.


Jadi, apakah kartu kredit itu penting dan perlu? Tergantung kebutuhan kita masing-masing. Jika kita disiplin dan mampu merencanakan keuangan (pengeluaran dan pendapatan) dengan seimbang dan baik, penggunaan kartu kredit akan berguna. Jika kita tidak mampu, sebaiknya perlu memikirkan berkali-kali sebelum menggunakan kartu kredit. Dan perlu diingat, beragam fasilitas yang ditawarkan kartu kredit bukan juga berarti free of charge (gratis), kita harus hati-hati dan mengukur kemampuan diri sendiri. Introspeksi terhadap kemampuan finansial pribadi sebaiknya dimulai dari diri sendiri, jangan hanya karena mengikuti life style. Jangan sampai besar pasak daripada tiang. Mari berpikir bijak.

sumber tulisan :
- https://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_kredit
- https://www.kompasiana.com/kompasiana/kartu-kredit-membuat-hidup-lebih-mudah-benarkah_575959291dafbddd077c919a
- https://www.kompasiana.com/wahyuindrasukma/kartu-kredit-perlu-atau-tidak_54f932dca33311ba078b484a

Tuesday, October 18, 2016

kelebihan dan kekurangan pinjaman bank untuk usaha kecil

carakreditusaha | kelebihan dan kekurangan pinjaman bank untuk usaha kecil - dalam berusaha baik itu berdagang barang atapun jasa terkadang kita membutuhkan tambahan modal, untuk memenuhi kebutuhan konsumen atau untuk memperbesar usaha, biasanya lembaga yang dituju untuk memperoleh dana tersebut atau kucuran modal adalah lembaga Bank. terlebih usaha kecil menengah bank lah menjadi salah satu pemberi kredit modal awal yang potensial, biasanya dari pihak bank sudah tersedia fasilitas kredit untuk usaha kecil menengah seperti Kur dan lainnya.

kelebihan dan kekurangan pinjaman bank
kelebihan dan kekurangan pinjaman bank


Pinjaman bank hanya salah satu dari berbagai pilihan yang tersedia untuk usaha kecil dalam mengumpulkan dana. Keputusan akhir tentang di mana untuk mengamankan dana tergantung pada keseimbangan antara pro dan kontra dari sumber. Seperti semua sumber pendanaan lainnya, pinjaman bank juga mempunyai keuntungan dan kerugian :

kelebihan dan kekurangan pinjaman bank
kelebihan dan kekurangan pinjaman bank

1. Keuntungan meminjam di bank untuk usaha


- Terjangkau : Lembaga bank ada banyak disetiap sudut kota, terlebih bank Bri ada di setiap pelosok Indonesia, sehingga mudah di jangkau oleh anda mudah di akses dan jika anda sudah menjadi nasabah di bank tersebut sudah lama dan akrab dengan banknya biasanya ada pun dengan sendirinya ditawari pinjaman modal usaha.

- Bunga rendah : Lembaga bank adalah lembaga yang di atur oleh perundang-undangan status hukumnya legal dan tentunya suku bunga pinjaman yang diberikan harus memenuhi standar yang di perbolehkan undang-undang apalagi untuk kredit usaha kecil menengah atau kredit usaha rakyat suku bunga yang diberikan lebih rendah lagi.

- Non Profit Sharing : Usaha patungan kapitalis dan investor setuju untuk memberikan pinjaman dalam pertukaran untuk bagian kepemilikan, hak untuk mempengaruhi pengambilan keputusan dan bagian dari keuntungan. Bank tidak meminta semua ini. Jika mereka melakukan sanksi pinjaman, mereka hanya tertarik untuk mendapatkan kepentingan mereka dan angsuran pembayaran kredit secara parsial. 

- Pinjaman Bank Menawarkan Manfaat Pajak : Usaha kecil yang mengambil pinjaman dari bank menikmati beberapa bantuan dari pajak, karena presentase keuntungan digunakan untuk membayar kembali pinjaman tersebut dibebaskan dari pajak.  

- Aman : Jika kita meminjam di Bank biasanya kita akan menyerahkan berkas dokumen jaminan anggunan misalnya sertifikat tanah, bpkb mobil motor dll, kita akan merasa aman karena ada jaminan dari pihak bank tidak perlu khawatir dokumen kita disalahgunakan

- Banyak pilihan : banyak jenis fasilitas kredit pinjaman yang diberikan bank, kemudahan waktu mencicil mau berapa lama setengah tahun, setahun atau lebih bisa disesuaikan dengan keinginan dan kemampuan anda.

kelebihan dan kekurangan pinjaman bank
kelebihan dan kekurangan pinjaman bank


2. kekurangan meminjam modal usaha kecil di bank


- Proses ribet : banyak proses yang harus dijalani anda dalam melakukan pinjaman bank mulai dari pendataran survey lokasi dan lain-lain dan memakan waktu beberapa hari

- persyaratan yang banyak : banyak syarat yang harus anda kumpulkan berupa dokumen-dokumen baik  dari kelurahan dan dokumen lainnya mungkin saja membuat anda kerepotan dalam mengurus hal ini

- Resiko kehilangan anggunan : bank bisa saja memberikan sanksi pada kita bila kita telat bayar sampai beberapa bulan, atau terjadi kredit macet misalnya bisa saja, tanah jaminan kita disita pihak bank.

- dana tidak 100 % diberikan : Bank diketahui tidak setuju untuk memberikan seluruh jumlah pinjaman. Mereka memberikan 70 atau 80% dari jumlah yang diterapkan. Hal ini membuat sulit bagi pengusaha untuk memulai karena ia memiliki sisa saldo sementara ia tetap membayar bunga sebesar pinjaman.

kelebihan dan kekurangan pinjaman bank
kelebihan dan kekurangan pinjaman bank


nah itulah beberapa kelebihan dan kekurangan pinjaman bank untuk usaha kecil semoga dapat menambah wawasan anda dan anda bisa mengambil keputusan finansial yang tepat bagi usaha yang anda jalankan. dan ingat  hemat cermat dan tepat dalam melakukan kredit agar cicilan lunas tepat waktu. salam.