Tuesday, March 5, 2019

cara cek tagihan kartu kredit bri sisa limit



untuk mengecek tagihan kartu kredit bri sisa limit ada beberapa cara yang mungkin bisa anda lakukan yaitu :

1. Menghubungi Layanan Call Center 24 Jam Bank BRI

Anda bisa menghubungi Contact BRI 14017 atau 1500 017 (termasuk hari minggu dan libur) untuk segala informasi yang Anda perlukan mengenai layanan Kartu Kredit BRI, baik itu cek tagihan kartu kredit bri ataupun cek sisa limit

2. Cek Via ATM BRI

Anda bisa mengetahui nominal tagihan kartu kredit bri anda yang cetak terakhir melalui atm bri. Informasi tagihan yang tertulis di atm adalah informasi tagihan yang cetak terakhir. Nominal tagihan yang tertulis pada atm kemungkinan tidak berubah sampai tanggal cetak berikutnya walaupun sudah anda bayarkan.

Cara cek tagihan kartu kredit BRI via atm
  1.     Masukkan Kartu atm bri anda
  2.     Pilih Bahasa
  3.     Masukkan PIN
  4.     Pilih Pembayaran
  5.     Pilih kartu Kredit/KTA
  6.     Pilih BRI
  7.     Masukkan 16 digit nomor kartu kredit BRI anda dan disana akan dimunculkan informasi Jumlah tagihan, Jumlah minimum pembayaran dan tanggal jatuh tempo kartu kredit anda.
  8.     Silahkan tekan Cancel apabila anda hanya mau cek tagihan dulu atau lanjutkan dengan mengisi nominal pembayaran apabila mau dibayarkan langsung.
3. Menggunakan layanan Internet Banking

Layanan yang memungkinkan Anda untuk memperoleh informasi keuangan dan melakukan pembayaran tagihan Kartu Kredit Anda secara mobile dengan dan Internet.yakni menggunakan komputer atau laptop atau HP android namun sebelumnya tentu saja anda harus mendaftarkan diri di kantor bank bri tempat anda mendaftar untuk mengaftikan layanan ini.

Cara cek mengguanak Ibanking adalah sebagai berikut
jika anda sudah menaftar layanan ibanking caranya cukup mudah, 
  1. langsung masuk ke https://ib.bri.co.id/ kemudian login, 
  2. setelah itu pilih layanan tagihan/pembayaran
  3. kemudian pilih pembayaran kartu kredit bank bri kemudian masukan nomor rekening dan nomor kartu kredit kemudian kirim maka tagihan bisa di lihat secara langsung,

anda bisa langsung membayar tagihan atau mengcancel jika belum ingin membayarnya.

4. Menggunakan SMS banking

Layanan yang memungkinkan Anda untuk memperoleh informasi keuangan dan melakukan pembayaran tagihan Kartu Kredit Anda secara mobile dengan menggunakan SMS melalui HP anda.

Bila anda sudah mengaktifkan layanan sms banking bank BRI, anda bisa melakukan pengecekan tagihan kartu kredit dengan mengirimkan sms banking dengan kode sebagai berikut:

Kirim sms dengan format:

BRI BS Nama di Kartu#6digit nomor Kartu#tanggal lahir(hari/bulan/tahun)#alamat email kirim 99333
Contoh
BRI BS Mona Lisa#123456#010191#monalisakece@gmail.com kirim ke 99333
Anda akan menerima informasi berikut : Tagihan BRI, Minimum pembayaran dan Tanggal jatuh tempo
 
    5. Lewat Lembar Tagihan

    Bank BRI dipastikan akan mengirimkan lembar tagihan kartu kredit anda setiap bulan. Pengiriman tagihan bisa dikirim via Pos atau Via email. Cara yang paling mudah untuk mengetahui sisa limit dan Tagihan kartu kredit BRI anda adalah dengan melihat-nya langsung dilembar tagihan yang cetak terakhir. Informasi sisa limit kartu kredit bank BRI yang terdapat pada lembar tagihan adalah sisa limit pada saat tanggal cetak. Selain informasi sisa limit, anda juga bisa mengetahu total limit kartu kredit bri anda dilembar tagihan kartu kredit yang anda terima.

    Jadi, apabila anda sudah melakukan transaksi setelah tanggal cetak tersebut, maka sisa limit kartu kredit BRI anda adalah sisa limit yang tertulis di lembar tagihan dikurangi nominal transaksi yang sudah anda gunakan setelah tanggal cetak.

    Demikian semoga bermanfaat

    Thursday, April 5, 2018

    Keuntungan dan kerugian memiliki kartu kredit

    Sekarang ini sudah serba praktis, pembayaran pun semakin praktis dengan adanya kartu kredit, bayar online bayar di manapun jadi lebih mudah, tapi benarkah se enak itu menggunakan kartu kredit, apa-apa saja kerugiannya jika kita memilikinya. berikut kita ulas saja pemirsa.


    menurut wikipedia dalam bahasa Indonesia Sistem kartu kredit adalah suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening. Kebanyakan kartu kredit memiliki bentuk dan ukuran yang sama, seperti yang dispesifikasikan oleh standar ISO 7810.

    Gaya hidup era modern saat ini menjadi semakin konsumtif. Masyarakat kerap membeli barang-barang yang terbaru dan yang mereka inginkan. Dan tidak jarang barang-barang ini bukanlah yang mereka butuhkan dan hanya menjadi pajangan saja.

    Gaya hidup seperti inilah yang mendorong melonjaknya penggunaan kartu kredit. Pihak Bank pun bahkan menggelar promo-promo tertentu untuk menarik pengguna agar lebih sering menggunakan kartu kredit.

    Tentu saja selain mudah, kartu kredit juga memberikan alternatif transaksi berbelanja. Dengan satu kali gesek Anda bisa mendapatkan barang yang Anda mau dan membayarnya di kemudian hari. Namun tagihan yang dilayangkan setiap bulannya ini yang kemudian kerap membuat pusing kepala. 

    Dunia sekarang ‘serasa’ semakin tanpa batas. Kejadian dibelahan dunia lain bisa kita ketahui dalam hitungan jam bahkan menit, di hari yang sama. Perkembangan teknologi informasi yang semakin efisien juga memungkinkan setiap orang dapat berkomunikasi langsung secara online dan tanpa batas. Bahkan, pengetahuan dan informasi apapun hampir tersedia seluruhnya di dunia maya. Hanya cukup berselancar dalam internet, semuanya bisa didapatkan. Ini sesuai dengan konsep “global village” (desa global) yang diajukan Marshall McLuhan. Menurutnya, desa global terjadi sebagai akibat dari penyebaran informasi yang cepat dan masif di masyarakat. Penyebaran ini menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (media massa) sehingga tidak ada lagi batas waktu dan tempat. Desa global juga mengacu pada perkembangan media komunikasi modern sehingga memungkinkan jutaan orang di seluruh dunia dapat saling berhubungan.
    Tanpa disadari, boleh dikatakan kita sudah terkepung informasi. Bukan saja informasi, kita juga dibombardir oleh penawaran-penawaran berbagai produk. Entah lewat email, telepon atau bahkan SMS yang isinya penawaran-penawaan produk. Entah dari email/nomor telepon yang anda kenali, sampai kepada email/nomor telepon yang tidak anda kenali. Penawaran dari dalam negeri ataupun dari luar negeri. Penawaran kartu kredit pun juga semakin marak dan sepertinya tetap terus ditawarkan. Bahkan tidak hanya melalui media email, telepon dan SMS. Iklan di televisi, koran, majalah, serta booklet juga terus dibanjiri informasi kartu kredit.

    Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan penggunaan Kartu Kredit

    1. Kelebihan


    a. aman saat belanja di luar.
    penggunaan kartu kredit dapat menurunkan angka kejahatan secara signifikan. Penggunaan kartu kredit yang berbeda dengan uang cash memang memungkinkan penggunanya melakukan pemblokiran ketika dompet atau tasnya kecurian.

    b. menjadi alat pembayaran yang praktis
    penggunaan kartu kredit memiliki cukup banyak dampak positif pada hidup masyarakat. Kartu kredit menjadi metode pembayaran yang efektif saat dibutuhkan.Kartu kredit  adalah cara pembayaran, bukan sumber dana. Inilah yang harus dipahami. Sangat membantu di saat membutuhkan tetapi jangan berlebihan alias banyak hutang

    2. Kekurangan


    a. membuat seseorang jadi konsumtif
    Kartu kredit yang menjadi alternatif pembayaran memang sepertinya sangat memudahkan. Kita bisa membayar apa yang kita beli dengan mencicilnya setiap bulan melalui tagihan yang dilayangkan. Tapi tentu saja dengan mekanisme pembayaran seperti ini malah membuat masyarakat menjadi semakin konsumtif dan membeli benda-benda yang tidak begitu penting.

    b. membuat anda terjerat hutang bank dan teror debt kolektor
    ingat kartu kredit bukan uang tambahan penghasilan tapi hutang yang harus di lunasi, terkadang kita menyepelekan penggunaan hingga menumpuk, Secara garis besar, masalah-masalah pemegang kartu bisa dikelompokkan beberapa hal. Pertama, jumlah hutang yang semakin besar. Hal ini terjadi akibat pembayaran hutang yang dilaksanakan hanya pembayaran minimum saja, sementara penggunaan kartu kredit sebagai alat pembayaran transaksi semakin meningkat. Kedua, bank belum terlalu optimal dan responsif dalam menangani kartu kredit. Ketika ada keluhan, bank cenderung ‘defense’, dan pemegang kartu merasa diabaikan. Ketiga, adanya teror dari debt collector (baik secara halus maupun kasar) yang bertubi-tubi akibat ketidakmampuan membayar tunggakan kredit. Bahkan, terkadang keluarga turut menjadi sasaran teror. Keempat, dimasukkannya pemegang kartu dalam daftar hitam BI akibat tunggakan kredit yang belum clear mengenai kesalahan para pihak. Dampaknya, pemegang kartu tidak akan bisa memperoleh fasilitas kredit (kartu kredit, KPR, KTA, dan lain-lain) dari bank manapun.

    Lalu solusinya bagaimana?

    Penggunaan kartu kredit memang tidak dilarang oleh siapapun. Namun tentu harus ada pertimbangan terlebih dahulu sebelum menggunakan karena kartu kredit agar tidak membebani hidup dengan cicilannya.

    Bagi orang-orang yang bisa merencanakan keuangannya dengan baik, kartu kredit akan memberikan keuntungan tersendiri. Namun, bagi orang-orang yang pola/gaya hidupnya konsumtif, penggunaan kartu kredit harus lebih hati-hati. Apalagi jika pemegang kartu kredit tidak paham betul apa ketentuan-ketentuan yang telah disepakati. Atau malah, cenderung hobi menggunakan kartu kredit (KK) tanpa memikirkan penghasilan yang mampu diperoleh.



    Kartu kredit seharusnya ditempatkan sebagai alat pengganti uang tunai. Tiap kali menggunakan kartu untuk bertransaksi, implikasinya akan ada uang kita yang berkurang untuk membayar harga barang atau jasa yang sudah dibeli. Memang berkurangnya nanti, ketika telah menerima lembar tagihan (billing statement) dan pemegang kartu melakukan pembayaran. Namun, hal inilah yang sering membuat terlena. Karena transaksi bisa dibayar belakangan serta diperkenankan membayar minimum dari total tagihan, bisa menimbulkan keinginan untuk terus berbelanja (konsumtif) dan hanya membayar minimum pembayaran.


    Jadi, apakah kartu kredit itu penting dan perlu? Tergantung kebutuhan kita masing-masing. Jika kita disiplin dan mampu merencanakan keuangan (pengeluaran dan pendapatan) dengan seimbang dan baik, penggunaan kartu kredit akan berguna. Jika kita tidak mampu, sebaiknya perlu memikirkan berkali-kali sebelum menggunakan kartu kredit. Dan perlu diingat, beragam fasilitas yang ditawarkan kartu kredit bukan juga berarti free of charge (gratis), kita harus hati-hati dan mengukur kemampuan diri sendiri. Introspeksi terhadap kemampuan finansial pribadi sebaiknya dimulai dari diri sendiri, jangan hanya karena mengikuti life style. Jangan sampai besar pasak daripada tiang. Mari berpikir bijak.

    sumber tulisan :
    - https://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_kredit
    - https://www.kompasiana.com/kompasiana/kartu-kredit-membuat-hidup-lebih-mudah-benarkah_575959291dafbddd077c919a
    - https://www.kompasiana.com/wahyuindrasukma/kartu-kredit-perlu-atau-tidak_54f932dca33311ba078b484a

    Sunday, January 29, 2017

    apa itu kartu kredit dan kartu kredit virtual

    carakreditusaha | apa itu kartu kredit dan kartu kredit virtual - kemajuan zaman dan teknologi membuat gaya kehidupan manusia semakin praktis dan ringkas, uang bisa di simpat di bank dan bisa di ambil sewaktu-waktu di atm menggunakan kartu atm atau kartu debet, berbeda dengan kartu atm kartu kredit adalah kartu yang dikeluarkan oleh pihak bank sebagai pengganti pinjaman tanpa anggunan yang besarnya nilai limit sesaui dengan kesepakatan. sedangkan kartu kredit virtual adalah sama seperti kartu kredit biasa namun tidak ada bentuk fisik nya melainkan virtual atau online yang biasanya tidak bisa digunakan untuk berbelanja barang secara kredit namun biasanya sebatas untuk memverifikasi sebuah akun rekening online.

    pengertian kartu kredit
    pengertian kartu kredit

    kartu kredit atau dalam bahasa inggris disebut credit card (CC) dapat digunakan untuk membayar barang belanjaan yang pada toko tersebut mimiliki alat untuk menggesek kartu yang disebut EDC - Electronic Data Capture, namun dana pinjaman yang ada pada kartu kredit ada batas nya ada limit nya masing-masing, biasanya dibedakan dari warna kartu kredit itu sendiri misal ada Silver , Gold, dan Platinum.


    tiap warna pada kartu kredit memiliki limit atau batas pinjaman kredit sendiri-sendiri sesuai dengan kebijakan bank masing-masing yang mengeluarkan kartukredit, yang biasanya di sesuaikan dengan kemampuan anda sebagai nasabahnya, misalnya dari segi penghasilan, dari segi usaha dan sejenisnya yang biasa juga disebut pihak bank dengan BI Checking.

    Bagaimana cara membuat kartu kredit dan apa syaratnya ?


    secara umum syarat pengajuan pembuatan kartu kredit disetiap bank hampir sama yakni sebagai berikut ini :

    1. mengisi form pengajuan, dan menandatangi syarat dan ketentuannya
    2. membawa copy KTP dan menunnjukan KTP asli
    3. Bila karyawan bawa slip gaji, bila wiraswasta bawa surat keterangan usaha/laporan keuangan
    4. memiliki nomor kontak yang sewaktu-waktu dapat dihubungi
    5. menyerahkan formulir proses pengajuan kepada pihak bank

    sedangkan kartu kredit virtual atau VCC adalah singkatan dari Virtual Credit Card atau kalau di artikan kedalam bahasa Indonesia menjadi kartu kredit virtual. Seperti namanya, VCC ini tidak berbentuk fisik seperti kartu kredit pada umumnya tetapi hanya berupa data saja. Data ini sama dengan data yang ada dalam sebuah kartu fisik credit card. VCC berupa data jenis kartu (Visa/Mastercard), 16 digit nomor kartu, expire date, dan 3 digit security code. 


    VCC biasanya digunakan untuk verifikasi rekening bank Online seperti contohnya paypal, nah rekening online paypal inilah yang biasanya digunakan berbalanja secara online di toko-toko online yang menggunakan mata uang dollar karena paypal sendiri adalah rekening online yang menggunakan mata uang dollar.
    VCC tidak bisa digunakan untuk berbelanja atau menarik uang sehingga anda tidak perlu takut akan ada tagihan bulanan ke alamat rumah anda, namun paypla dapat digunakan untuk berbelanja jadi amankan pasword paypal anda se aman mungkin. agar tidak digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertangung jawab.

    demikian artikel berjudul apa itu kartu kredit dan kartu kredit virtual semoga bermanfaat untuk anda semua, dan ingat tepat dan cermat dalam mengelola keuangan anda, semoga jalan usaha anda selalu lancar. salam